Kunci Jawaban Tema 4 Kelas 6 Halaman 51 52 53 54 56 57, Subtema 2: Globalisasi dan Manfaatnya, Pembelajaran 1

by -
Kunci Jawaban Tema 4 Kelas 6 Halaman 51 52 53 54 56 57, Subtema 2: Globalisasi dan Manfaatnya, Pembelajaran 1

SEMANGATNEWS.COM – Kunci jawaban berikut khusus untuk adik-adik Kelas 6 SD/MI. Kunci jawaban membahas materi pembelajaran 1 yang dimulai dari halaman 51 sampai 58.

Materi dalam kunci jawaban ini merujuk pada Buku Tematik Terpadu Kurikulum 2013 edisi revisi tahun 2018 untuk Kelas 6 SD/MI. Soal yang dibahas terdapat pada halaman 51, 52, 53, 54, 56, dan 57, Subtema 2 Globalisasi dan Manfaatnya, Tema 4 Globalisasi.

Materi pada kunci jawaban ini meliputi ‘menemukan informasi dari teks eksplanasi lisan’, ‘menemukan contoh-contoh kerja sama Indonesia dengan negara-negara ASEAN, di bidang politik’, dan ‘melakukan percobaan hemat energi listrik’.

Semoga kunci jawaban ini dapat adik-adik gunakan sebagai pedoman dalam belajar. Kunci jawaban ini juga diharapkan dapat membantu orang tua dan guru dalam mengoreksi jawaban siswa.

Kunci Jawaban Halaman 51 dan 52

Amati foto berikut. Bagaimana pendapatmu?

Menteri Luar negeri Retno Marsudi menjadi pembicara dalam Pertemuan Tingkat Menteri Negara-negara Forum Kerja Sama Ekonomi Asia Pasifik [APEC] di Manila, Philiphina, 17 November 2015.

Jawaban:

Berita tersebut merupakan bentuk kerja sama Indonesia dengan negara-negara di Asia dan di dunia.

Setelah mengamati foto di halaman sebelumnya, diskusikan pertanyaan-pertanyaan berikut bersama temanmu.

1. Bagaimana berita tentang Pertemuan Tingkat Menteri APEC tersebut dapatdisiarkan ke semua negara di berbagai belahan dunia?
Jawaban:
Ada berbagai cara yang dapat ditempuh untuk menyiarkan berita tentang pertemuan tingkat menteri APEC. Berikut beberapa di antaranya: Pertama berita dapat disebarkan melalui media cetak maupun elektronik, seperti surat kabar, berita di televisi, radio, Youtube, majalah, pamflet, dan berbagai media lainnya.

2. Apa manfaat globalisasi terhadap kerja sama Indonesia dengan negaranegara di Asia dan di dunia?
Jawaban:
Dengan adanya globalisasi, tentunya kita dapat mengakses informasi dalam negeri ataupun luar negeri dengan cepat. Maka, kerja sama bilateral dan multirateral dapat di lakukan dengan mudah, dalam rangka memperoleh keuntungan kedua belah pihak.

Kunci Jawaban Halaman 52

Ayo Menulis

Simak teks eksplanasi yang akan dibacakan oleh gurumu. Teks akan dibacakan dalam setiap paragraf.

Bahasa Indonesia Dinilai Layak Jadi Bahasa ASEAN

Bahasa Indonesia dinilai layak menjadi bahasa ASEAN karena merupakan bahasa dari negara dengan penduduk yang besar. “Bahasa Indonesia berasal dari negara dengan penduduk sekitar 250 juta, seharusnya bisa menjadi bahasa ASEAN,” kata Guru Besar Tetap bidang Linguistik Universitas Mataram Prof. Dr. Mahsun, M.S, di Gelar Wicara Internasionalisasi Bahasa Indonesia, di Universitas Negeri Jakarta, Kamis.

Menurut Mahsun, bahasa Indonesia memang hanya memiliki 90.000 kosakata tetapi mempunyai strategi gramatikal untuk menciptakan kata baru. Sehingga, bahasa Indonesia merupakan bahasa yang kaya. “Misalnya dari kata hati banyak dikembangkan menjadi mata hati, jatuh hati, patah hati, dan lainnya. Atau dari kata anak berkembang lagi menjadi peranakan, kekanakan, kanak-kanak, dan sebagainya,” jelas Mahsun.

Pada kesempatan yang sama, budayawan Indonesia Franz Magnis Suseno atau akrab disapa Romo Magnis menilai bahasa Indonesia layak menjadi bahasa global. “Dalam bahasa Indonesia kita bisa ungkapkan apa saja. Jadi masuk akal kalau bahasa Indonesia diakui di ASEAN. Bahasa Indonesia itu sempurna. Tidak kaku dan bisa berkembang,” ujarnya.

Oleh sebab itu, ia menyayangkan semakin banyak generasi saat ini yang merasa lebih percaya diri menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa utama ketimbang menggunakan bahasa Indonesia. ”Bagi saya memgherankan orang Indonesia pakai bahasa Inggris di rumah. Kemampuan bahasa Inggris cukup dipelajari sebaik mungkin sebagai bahasa asing. Saya dukung orang kita bisa bahasa asing, bisa maju, tetapi kalau bahasa Indonesianya sebagai bahasa ibu diganti, rasanya kosong karena tidak menyentuh ke hati,” jelas Romo Magnis yang belajar bahasa Indonesia sejak tahun 1962 itu.

Tuliskan informasi penting dalam setiap paragrafnya. Kamu akan diberi waktu untuk menuliskan informasi tersebut setiap satu paragraf selesai dibacakan. Tuliskan informasi penting tersebut dalam setiap paragraf pada diagram berikut.

Jawaban:

Paragraf 1 Topik Masalah
Bahasa Indonesia dinilai layak menjadi bahasa ASEAN

Paragraf 2 Deret Penjelas
Bahasa Indonesia mempunyai strategi gramatikal untuk menciptakan kata baru karena bahasa Indonesia merupakan bahasa yang kaya.

Paragraf 3 Deret Penjelas
Bahasa Indonesia layak menjadi bahasa global karena Bahasa Indonesia itu sempurna. tidak kaku dan bisa berkembang.

Paragraf 4 Simpulan
Banyak generasi yang menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa utama, namun bahasa Indonesianya sebagai bahasa ibu jangan diganti.

Kunci Jawaban Halaman 53 dan 54

Ayo Berdiskusi

Baca kembali dengan teliti informasi penting yang telah kamu temukan dari isi teks yang dibacakan guru.

Diskusikan bersama teman tentang jenis kerja sama yang dilakukan Indonesia, serta peran Indonesia dalam kerja sama tersebut. Tuliskan di dalam kolom berikut.

Jawaban:

Indonesia melakukan bentuk bekerja sama dalam bidang budaya. Jika bahasa Indonesia menjadi bahasa ASEAN, bahasa Indonesia akan menjadi budaya di negara-negara anggota dalam hal komunikasi.

Carilah informasi lain tentang kerjasama di bidang politik antara Indonesia dengan negara-negara anggota ASEAN. Identifikasi posisi dan peran Indonesia dalam setiap kerja sama tersebut. Kamu bisa melakukannya bersama teman-teman dalam kelompok kecil. Tuliskan dalam diagram berikut.

Jawaban:

Kerja sama Indonesia dengan Negara-Negara di Asia Tenggara di Bidang Sosial Budaya di Masa Globalisasi

Bentuk Kerja sama
– Mempererat hubungan diplomatik dengan pengiriman duta dan konsul
– Menciptakan stabilitas politik kawasan ASEAN
– Mengadakan perjanjian ekstradisi dengan negara-negara anggota ASEAN.

Peran Indonesia dalam hubungan kerja sama dengan negara di Asia Tenggara
– Mengirim duta dan konsul ke negara-negara anggota ASEAN dan menermia duta dan konsul dari negara lain.
– Turut andil dalam penyelesaian beberapa konflik yang terjadi di awasan ASEAN
– Mengembalian pelau kejahatan ke negara asal.

Kunci Jawaban Halaman 56 dan 57

Ayo Mencoba

Belakangan ini banyak bermunculan masalah pemborosan energi. Masalah pemborosan energi secara umum sekitar 80 persen disebabkan oleh faktor sumber daya manusia yang kurang memahami dampak dari pemborosan energi bagi kelangsungan hidup anak cucu kita mendatang. Selain disebabkan oleh manusia, ada pula 20 persen disebabkan oleh faktor teknis. Indonesia merupakan negara yang boros dalam penggunaan energi, bahkan Indonesia termasuk salah satu negara di Asia Tenggara yang tertinggi dalam hal pemborosan energi. Hal ini tercermin dalam indeks elastisitas energi. Skor Indonesia lebih tinggi dibandingkan dengan negara-negara di Asia Tenggara, bahkan dengan negara maju. Hal ini menunjukkan perlunya masyarakat Indonesia mengonsumsi energi secara lebih efisien dan mengurangi pemborosan.

Dampak dari pemborosan energi sebenarnya sudah kita rasakan. Hal ini terasa dari peningkatan suhu global. Meningkatnya suhu global menyebabkan naiknya permukaan air laut, meningkatnya intensitas fenomena cuaca ekstrem, lebih lamanya cuaca panas darpada cuaca dingin, dan hilangnya gletser, serta akibat-akibat lainnya. Jika fenomena ini terus terjadi tanpa antisipasi dan penanggulangan, mungkin kelangsungan hidup manusia akan terancam.

Ternyata masyarakat Indonesia harus memiliki sikap hemat energi. Bagaimanakah caranya? Ayo, kita lakukan percobaan sederhana berikut ini.

Lakukan percobaan dalam kelompok kecil dengan memperhatikan keselamatan kerja.

Alat dan Bahan
• 1 buah lampu bohlam 5 watt
• 1 buah lampu LED 5 watt
• 1 buah lampu neon 5 watt
• 1 buah dudukan lampu
• Beberapa buah baterai 1,5 volt
• 0,5 m kabel
• Gunting
• Isolasi
• 1 buah kotak/kardus bekas mie instan

Langkah Percobaan
• Buatlah satu rangkaian lampu sederhana seri. Letakkan dudukan lampu di bagian dalam kardus.
• Pasang ketiga jenis lampu tersebut secara bergantian di dalam kardus.
• Amati kualitas terangnya cahaya dari ketiga jenis lampu tersebut.

Jawab pertanyaan berikut berdasarkan hasil percobaan.

1. Lampu mana yang memiliki kualitas cahaya paling terang?
Jawaban:
Lampu LED memilii ualitas cahaya paling terang.

2. Lampu mana yang paling hemat energi? Jelaskan.
Jawaban:
Lampu LED merupaan lampu paling hemat energi, karena dengan daya (watt) yang sama, lampu LED mampu menyala lebih terang. Jika kita memilih lampu neon atau bohlam, maka kita harus memilih lampu dengan watt yang lebih besar untuk menyamakan tingkat cahaya yang dihasilkan lampu LED.

Buatlah laporan dari percobaan pembuktian lampu hemat energi yang kamu lakukan.

Jawaban:

Laporan Kegiatan Percobaan Lampu Hemat Listrik

Tujuan Percobaan: Mengidentifikasi cara menghemat listrik

Alat dan bahan:
– 1 buah lampu bohlam 5 watt
– 1 bual lampu LED 5 watt
– 1 buah lampu neon 5 watt
– 1 buah dudukan lampu
– Beberapa buah baterai 1,5 volt
– 0,5 m kabel
– Gunting
– Isolasi
– 1 buah kotak/kardus bekas mie instan

Langkah-langkah Percobaan:
– Buatlah satu rangkaian lampu sederhana seri. Letakkan dudukan lampu di bagian dalam kardus.
– Pasang ketiga jenis lampu tersebut secara bergantian di dalam kardus.
– Amati kualitas terangnya cahaya dari ketiga jenis lampu tersebut.

Hasil Percobaan:
– Lampu bohlam 5 watt menyala dengan warna kekuningan
– Lampu neon 5 watt menyala dengan warna keputihan
– Lampu led 5 wat menyala dengan warna kuning terang.

Kesimpulan:
Dari pengamatan yang telah dilakukuan dapat disimpulkan bahwa lampu led 5 watt mampu menhaasilkan cahaya lebih terang daripada lampu neon dan bohlam 5 watt.

Ayo Renungkan

Bagaimana dengan dirimu? Apakah kamu telah melakukan kebiasaan hidup hemat listrik? Apa rencanamu untuk menjadi lebih baik lagi?

Kerja Sama dengan Orang Tua

Ceritakan kegiatanmu hari ini di sekolah tentang pentingnya hidup hemat listrik. Diskusikan bersama orang tua tentang langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk melakukan kebiasaan hidup hemat listrik.

*)Disclaimer: Artikel ini hanya ditujukan kepada orang tua dan guru untuk memandu proses belajar anak.

Sumber:
– Buku Siswa SD/MI Kelas VI Tema 4 Globalisasi, Buku Tematik Terpadu Kurikulum 2013 Edisi Revisi 2017. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
– Buku Guru SD/MI Kelas VI Tema 4 Globalisasi, Buku Tematik Terpadu Kurikulum 2013 Edisi Revisi 2017. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

(Semangatnews.com)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.